Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

Showing posts with label Microcontroler. Show all posts
Showing posts with label Microcontroler. Show all posts

Tuesday, April 1, 2014

Membuat Lampu Flip-Flop dengan ATMega16

Pada tutorial sebelumnya sudah pernah disinggung mengenai ATMega 16, pada saat ini kita akan membehas tetang membuat lampu flip-flop dengan ATMega16.
Komponen


  • IC ATMega16
  • Capasitor Keramik 33 dua buah
  • Cristal 11.0592
  • Soket IC 40 pin
  • Soket Downloader 10 pin
  • PCB
  •  LED


Penyolderan
Setelah komponen Socket IC, Kristal,  Kapasitor, dan pin terpasang pada PCB, ada beberapa langkah yang harus dilakukan sebagai berikut :

LANGKAH 1
ž  Pada socket IC dilakukan penyolderan sebagai berikut :
  1. Penyambungan  10 (VCC) - 30 (AVCC) – 32 (AREF) .
  2. Penyambungan 11 (GND)- 31 (GND)
  3. menggabungkan kaki a kapasitor1 ke kaki a kapasitor2  hasil dari sambungan kapasitor 1 dan 2 dihubungkan ke 11 (GND)
  4. kemudian kaki b kapasitor1  disambungkan ke kristal kaki  a dan kaki b kapasitor 2 dibubungkan ke kristal kaki bkemudian kristal kaki a  disambungkan ke 12 (xtal1) dan kristal kaki b di sambungkan ke 13(xtal2)ž   
  5. pada pin downloader menggabungkan ke empat GND
LANGKAH 2
    Penyambungkan setiap kaki pada socket IC terhadap  kaki pada pin downloader dengan nama sejenis
Penyambungan Lampu
ž Semua anode led A digabungkan satu sama lain demikian juga katodenya dan pada led B penyambungannya sama dengan led A
Anode pada led A di gabungkan dengan anode led B dan dihubungkan ke 30 (VCC)
Katode led A di hubungkan ke 40 (PA0), katode led B dihubungkan ke 39 (PA1)
Simolasi rangkaian kurang lebihnya seperti dibawah ini

Untuk menulis programnya saya menggunakan CodeVisionAVR dan untuk mengunduhkan ke IC menggukanan Khazama


Coding 
#include <mega16.h>
#include <delay.h>
int x;
void main(void)
{
PORTA=0x03;
DDRA=0x03;
while (1)
{
// Place your code here
        for (x=0;x<10;x++){
        PORTA.0=1;
        delay_ms(5);
        PORTA.0=0;
        delay_ms(5);     

        }
        PORTA.0=1;
        for (x=0;x<10;x++)  {
        PORTA.1=1;
        delay_ms(5);                     
        PORTA.1=0;
        delay_ms(5); 
        }
        for (x=0;x<10;x++)  {
        PORTA.1=1;
        PORTA.0=0;
        delay_ms(100);
        PORTA.1=0;
        PORTA.0=1;
        delay_ms(100); 
        }       
             PORTA.1=1;
              PORTA.0=1;
      } 
      }  
 
demikian tutorial kali ini semoga bermanfaat amin



Konfigurasi PIN ATMega16

Bismillah, Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan beberapa hal mengenai ATMega16 yang harus diketahui agar dapat memudahkan kita dalam membuat suatu rangkaian yang menggunakan ATMega16.


sebelum kita memulai merangkai komponen, kita harus mengetahui terlebih dahulu  nama dari kaki-kaki IC yang akan kita pasang agar memudahkan kita ketika melakukan penyolderan.



Konfigurasi PIN ATMega16

  • ž  VCC merupakan pin yang berfungsi sebagai masukan catu daya.
  • ž  GND merupakan pin Ground.
  • ž  Port A (PA.0...PA.7) merupakan pin input/ output dua arah dan pin masukan ADC.
  • ž  Port B (PB.0...PB.7) merupakan pin input/ output dua arah dan pin fungsi khusus,
  • ž  Port C (PC.0...PC.7) merupakan pin input/ output dua arah dan pin fungsi khusus
  • ž  Port D(PD.0...PD.7) merupakan pin input/ output dua arah dan pin fungsi khusus 
  • ž  RESET merupakan pin yang digunakan untuk me-reset mikrokontroler.
  • ž  XTAL1 dan XTAL2 merupakan pin masukan clock eksternal.
  • ž  AVCC merupakan pin masukan tegangan untuk ADC.
  • ž  AREF merupakan pin masukan tegangan referensi ADC.
  • ž  MISO, MOSI, SCK untuk mendownloadkan program.
 


 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Blogger Templates